Senin, 14 Mei 2012

 Atasi Jakarta Pertamina, SBJ ke Final BSI Proliga 2012
Hadapi Jakarta BNI46 di Istora 20 Mei 2012

Akhirnya sejarah tercipta bagi Semarang Bank Jateng di BSI Proliga 2012. Ya, SBJ menapak final BSI Proliga setelah mampu mengandaskan perlawanan Jakarta Pertamina secara telak 3-0 (25-16, 25-16, 26-24).
Sebenarnya Jakarta Ppertamina hanya butuh 2 set saja dalam pertandingan ini. Dengan bekal nilai 9 sebelum pertandingan, jika kalah dengan skor 2-3 Pertamina akan mendapatkan tambahan nilai 1 dan berhak lolos ke grandfinal mendampingi Jakarta BNI46.
Sebaliknya, bagi SBJ perlu kemenangan 3-0 atau 3-1 untuk mendapatkan tambahan nilai 3 untuk lolos, karena nilai SBJ hanya 7. Jika hanya menang 3-2, SBJ hanya mendapat nilai 2 sehingga total 9 dan Pertamina yang akan lolos.
Unggul “modal’ nilai ternyata membuat Jakarta Pertamina justru tampil sangat tegang. Serangan banyak gagal, pertahanan rapuh memudahkan SBJ menambah angka dari kesalahan-kesalahan Pertamina sendiri.
SBJ sebenarnya tidak tampil sebagaimana ketika melawan BSSB malam sebelumnya. Kelelahan yang dialami saat bertanding hingga pkl. 23.30 malam sebelumnya membuat serangan SBJ pun sebenarnya sering kandas. Namun faktor tegang dan “mati”nya pemain asing Pertamina Ryan Jay Owens yang sebelumnya menjadi andalan membuat pertandingan jadi mudah untuk SBJ.
Mampu mengimbangi di point-point awal set pertama dan set kedua, Pertamina tidak mampu memberikan perlawanan berarti, mereka takluk 16-25 ; 16-25 di dua set tersebut. 
SBJ yang bermain begitu percaya diri dan penuh semangat meraih point demi point dengan mudah. Serangan bertubi-tubi SBJ yang dimotori oleh  Igor tidak mampu dibendung oleh blocker-blocker Pertamina.
Memasuki set ketiga, Pertamina perlahan mulai bangkit dan mampu meninggalkan SBJ sampai dengan TTO ke dua (16-13). Pelatih SBJ Rohadi Mulyo tidak tinggal diam melihat anak asuhnya ketinggalan. SBJ melakukan pergantian pemain , Nur Widayanto dan Rodrigo masuk menggantikan posisi Amaro dan Supriyadi.
Taktik ini berjalan mulus, pelan tapi pasti SBJ mampu mengejar dan memaksakan terjadinya deuce 24-24. Pertandingan semakin sengit dan seru, jual beli serangan terjadi. Mampu merebut point 25 pertama kali, Didi Irwandi dkk tidak bisa mempertahankan keunggulannya.
Dalam suatu serangan SBJ, open spike Igor tidak mampu ditahan dengan sempurna oleh libero Pertamina M. Fadlan, sehingga SBJ pun berbalik unggul menjadi 26-25. Akhirnya jump serve Igor menutup perlawanan Jakarta Pertamina dan mengubah skor menjadi 27-25 untuk kemenangan SBJ.
Dengan kemenangan 3-0 ini, SBJ meraih 3 point penuh menjadi 10,  dan mengantarkan mereka maju ke babak grand final. Di babak grand final SBJ akan berjumpa dengan  Jakarta BNI 46 yang berhasil menjadi juara dalam putaran final four ini setelah mampu mengungguli juara bertahan BSSB 3-0. Kita tunggu pertarungan sengit mereka di Grand Final BSI Proliga 2012 yang akan digelar di Istora Senayan Jakarta 20 Mei mendatang.

Minggu, 13 Mei 2012

 Electric PLN Amankan Posisi 
INFO OLAHRAGA - Tim Putri Jakarta Electric PLN bisa dipastikan amankan satu tiket ke Grandfinal BSI Proliga 2012. Meski pada pertandingan melawan LNG Badak Bontang, Eletric PLN menyerah dengan skor 1-3 (27-29, 25-19, 27-29, 22-25), namun langkah mereka untuk melaju ke partai puncak tidak bisa terbendung.

Saat ini Jakarta Electric PLN, Bontang LNG Badak dan Jakarta Popsivo  sama-sama mengumpulkan nilai 10, tetapi rasio kemenangan set Electric PLN lebih baik dibandingan dua peasing terdekatnya. Rasio set Electric PLN adalah 1,4 unggul dari Jakarta Popsivo yang hanya memiliki rasio set 1,3 dan Bontang LNG Badak yang hanya 1,167.

Lantas siapakah lawan Jakarta Electric PLN di partai puncak nanti?
Menarik untuk dinantikan, jika Jakarta Popsivo mampu menang atas TNI AU pada pertandingan yang akan berlangsung sore ini, maka Grandfinal 2011 akan kembali terulang. Namun jika Popsivo menyerah dengan skor mencolok 0-3 atau 1-3 maka Bontang LNG Badak yang akan mencetak sejarah dengan tampil di Grandfinal Proliga untuk pertama kalinya.

Sabtu, 12 Mei 2012

Popsivo Selangkah Lagi ke Final
 
INFO OLAHRAGA, BANDUNG -- Tim putri Jakarta Popsivo Polwan mampu membungkan Jakarta Electric PLN 3-1 (18-25, 25-20, 25-21, 26-24) pada turnamen BSI Bola Voli Proliga 2012 babak empat besar putaran kedua, Sabtu (12/5/2012) di GOR C-Tra Arena Bandung, Jawa Barat.

Popsivo dan PLN kini sama-sama membukukan nilai sepuluh poin. Kedua tim bersaing ketat untuk menjuarai babak empat besar ini. Pemenang di babak ini meraih hadiah uang pembinaan Rp 30 juta.

"Ah, kami tidak berambisi menjadi juara di empat besar ini. Yang penting masuk final dulu, jadi berada di posisi kedua juga sudah Alhamdulillah. Namun, kalau bisa juara ya Alhamdulillah," kata pelatih Popsivo, Anshori.

Posisi ketiga di tim putri saat ini dipegang Bontang LNG Badak, yang tentu akan bermain habis-habisan pada laga penentuan, Minggu (13/5/2012). LNG Badak saat ini meraih tujuh poin dan akan bertanding melawan Popsivo, Minggu.

"Saat ini kami menang sepuluh poin. Kalau besok Badak menang melawan PLN dengan nilai utuh, ya berarti jadi sepuluh. Artinya, kami harus bisa menambah satu poin lagi, minimal, agar masuk final. Kami tetap mau ambil tiga poin, mudah-mudahan," tutur asisten pelatih Popsivo, Dwi Sari Iswaningsih.

Jumat, 11 Mei 2012

Jakarta Pertamina Kalah dalam Duel Tegangan Tinggi
 
 Pertandingan Jakarta Pertamina dengan Palembang Bank Sumsel, di Bandung,
BANDUNG - Pemuncak tim putra dalam BSI Proliga, Jakarta Pertamina, harus menelan kekalahan pahit saat melawan Palembang Bank Sumsel Babel dalam laga perdana putaran dua di Bandung, Jumat (11/5/2012). Sempat unggul dua set, keadaan tersebut lalu dibalikkan oleh lawan.
Awalnya, Jakarta Pertamina unggul dua set dengan kedudukan 25-22, 25-22. Namun mereka gagal menutup set ke tiga dengan kemenangan, karena lawan berhasil mencuri set tersebut 19-25. Set ke empat kembali mereka kalah dengan 21-25.
Akhirnya, dua tim dipaksa bermain rubber set. Dalam perebutan angka yang berlangsung ketat, Palembang Bank Sumsel keluar sebagai juara dengan 15-13.
Kapten Tim Jakarta Pertamina, Didi Irwadi, mengungkapkan bahwa mereka tidak siap dengan perubahan strategi yang dilancarkan lawan pada set ke tiga.
Partai Hidup Mati Tim Bertabur Bintang
Palembang BSSB vs Jakarta Pertamina Jum'at sore ini
INFO OLAHRAGA - Menyandang predikat juara bertahan dan bertekad mempertahankan gelar juara Proliga di tahun 2012, Tim Palembang Bank Sumsel Babel (BSSB) telah melakukan persiapan paling lengkap dan cepat.
Di saat sebagian kontestan lain masih mencari-cari pemain untuk dikontrak, Palembang BSSB telah mengikat pemain-pemain lokal papan atas berlabel timnas seperti Ayip, Affan, Andri, Bryan, Ma’ruf Herlambang dan Fajar, Erwin rusni, Adi Sucipto, Indra/L, dilengkapi pemain Asing yang menjadi andalan tahun lalu Igor Brazz dengan peracik strategi Nandi Nata.
Perjalanan di putaran pertama babak penyisihan berjalan mulus. Dengan mudah tim ini melaju sebagai tim tak terkalahkan dan meraih predikat Juara Putaran I di seri 5 Jogja. Pengamat pun sangat meyakini bahwa tahun ini akan menjadi milik Palembang BSSB dengan tanpa perlawanan berarti dari Tim lain. Namun justru setelah itu mereka menuai 4 kekalahan beruntun yang berujung diberhentikannya Sang Arsitek Tim, Nandi Nata.

Sebagai pengganti, Masyhudi yang terikat kontrak dengan Jakarta Pertamina dijajaki untuk direkrut.  Namun sayangnya usaha ini tidak berjalan mulus dan justru menjadi ganjalan. Jakarta Pertamina menganggap Masyudi masih pelatih mereka dan terikat kontrak sampai Mei 2012. Panpel Proliga tidak mau melegalkan Masyhudi sebagai pelatih di dua tempat. Alhasil, Masyhudi hanya bisa mendampingi BSSB dari bangku penonton saat tim BSSB berlaga. Hal ini tampaknya belum memberikan hasil berarti bagi BSSB.

Jum’at sore ini, kedua tim ini akan berseteru dalam partai krusial dan sangat menentukan nasib kedua tim. Bagi Palembang BSSB, kalah dalam pertandingan ini akan membuat peluangnya ke Grandfinal sangat berat atau malah tertutup. Kekalahan 0-3 atau 0-1, nilai BSSB akan tertahan di angka 3 dan Pertamina menjadi 11. Pertamina akan lolos ke GF lebih awal.

Jika pertandingan lain antara BNI46 vs Semarang Bank Jateng (SBJ) malam ini dimenangkan oleh BNI, BNI akan memperoleh nilai minimal 6 (jika menang 3-2) atau 7 jika menang 3-0/3-1. Jika pun hasilnya dimenangkan SBJ, SBJ akan memperoleh nilai 5 atau 6 tergantung skor set kemenangan dan SBJ akan menjadi pesaing berat bagi Palembang BSSB.

Singkat kata, Palembang BSSB tidak punya pilihan lain selain menang dalam pertandingan perdana mereka di Ctra Arena Bandung melawan Jakarta Pertamina. Tentu saja ini bukan langkah mudah dan menjadi ujian berat bagi segenap pemain dan jajaran pelatih dan official yang terlibat. Pasalnya, sejak merekrut open spiker asing teranyarnya, Ryan Jay Owens, Jakarta Pertamina menjelma menjadi tim yang solid dan belum terkalahkan. Perlahan tapi pasti, Pertamina yang tadinya tidak diperhitungkan lolos ke empat besar menjelma menjadi kekuatan super yang sulit dikalahkan.

Lolos ke babak final four setelah menyingkirkan pesaingnya Jakarta Sananta, Jakarta Pertamina terus mengukir kemenangan. Di putaran I Malang ketiga lawan dibabat habis dan hanya BNI yang mampu mencuri 2 set sebelum akhirnya dikalahkan 2-3.

Mampukah Palembang BSSB sore hari ini membalikkan keadaan dan memberikan pelajaran kepada Jakarta Pertamina? Perseteruan kedua Tim ini dalam “perebutan” pelatih Masyhudi tentu menjadi motivasi tersendiri yang akan membuat aroma pertandingan ini menjadi lebih berat membebani. Dalam dua kali pertemuan terakhir mereka di Indramayu (babak regular) dan Di Malang, BSSB kalah 0-3.
Akankah kekalahan ini menjadi motivasi kuat bagi Ayip, Affan, Andri, Igor untuk tampil trengginas dan memenangkan pertandingan? Pastinya mereka harus menang, dan atau mengubur mimpi lolos ke grandfinal jika kalah. Konsistensi penampilan Igor Brazz dan punggawa bintang lokal sangat ditunggu wong kito untuk menyibak peluang ke grandfinal dan mempertahankan gelar.

Akan mudahkah pertandingan ini bagi Pertamina karena dua pertemuan sebelumnya telah mereka menangkan? Tentu saja tidak! Pertandingan akan sama sulitnya dengan partai sebelumnya. Meski selalu menang sejak ada Ryan Jay Owen, permainan mereka sudah mulai terbaca oleh BNI46 yang di Malang sempat unggul 2-0 terlebih dahulu.

Sekilas mengingat babak empat besar tahun lalu, di putaran I Malang, Surabaya Samator berada di peringkat pertama dengan dua kemenangan, sedangkan Jakarta Sananta hanya meraih satu kemenangan berada di peringkat keempat. Namun di putaran II Jakarta Sananta menjadi tim tak terkalahkan dan menjadi tim super yang menggilas lawan-lawannya tanpa ampun. Jakarta Sananta lolos ke Grandfinal dan jika saja tidak ada tragedi Koko Prasetyo cidera di grandfinal mereka sangat diunggulkan jadi juara.

Apakah Jakarta Pertamina akan mengikuti jejak Surabaya Samator tahun lalu, di peringkat 1 tapi kemudian tidak lolos ke GF? Apakah BSSB bisa mengikuti jejak mereka sendiri tahun lalu yang kemudian juara? Sebuah pertanyaan yang tidak bisa dijawab selain dengan pembuktian di lapangan. GOR CTRA Arena Bandung akan menjadi saksi siapakah di antara kedua tim ini yang akan menjadi pemenang. Dan marilah kita ikut menjadi saksi pertandingan seru antara kedua tim  ini

Kamis, 10 Mei 2012

Babak Penentuan Telah Tiba
 
INFO OLAHRAGA -  Mulai besok, Jumat 11 Mei 2012 BSI Proliga 2012 akan digelar  di GOR CTRA Arena Bandung. Kali ini pertandingan akan memasuki babak genting yang menjadi penentuan tim yang akan lolos ke babak GrandFinal, yang dalam istilah baku BSI Proliga disebut dengan Babak Final Four Putaran II.
Putaran II di Bandung ini menjadi penentuan Tim mana yang akan menjadi grandfinalis. Meskipun Pertamina sudah meraih nilai 8, unggul 4 angka dari pesaing terdekatnya BNI46 yang memiliki nilai 4, namun jika tidak bisa mempertahankan permainannya bisa jadi akan terjungkir dan gagal lolos grandfinal. Perbedaan kelas permainan yang tidak terlalu jauh ditengarai bisa menjungkalkan tim yang tidak bermain maksimal.
Contoh nyata, tim bertabur bintang Palembang Bank Sumsel yang di putaran I babak regular menjadi tim tak terkalahkan, tiba-tiba merosot di putaran kedua babak regular dan bahkan harus terpuruk menjadi jurukunci pada babak final four putaran I di Malang
Pada putaran I babak final four minggu lalu , tim pendatang baru Jakarta Pertamina diluar dugaan melejit dalam perolehan nilai yaitu 8, cukup jauh dari tiga pesaing lain yang merupakan 3 tim yang juga berkelas dan disponsori oleh Bank. Pesaing terdekat Jakarta Pertamina adalah Jakarta bank BNI yang mengoleksi Nilai 4, disusul Semarang Bank Jateng dengan nilai 3 dan diposisi juru kunci sementara ditempati oleh tim penuh Bintang dan sempat difavoritkan juara yaitu Palembang Bank Sumsel.

Jakarta Pertamina Optimis
Kapten tim  Jakarta Pertamina Didi Irwadi optimis dengan perolehan angka 8 dan komposisi nilai tim lain timnya akan lolos ke grandfinal. Dengan permainan yang konsisten, Didi optimis timnya akan meraih setidaknya 3 angka lagi dan itu cukup untuk lolos ke grandfinal karena tim lain harus saling menjegal untuk mendapatkan nilai diatas Pertamina. Namun itu bukan perarti Jakarta Pertamina akan bermain aman saja. Targetnya adalah tetap berusaha meraih kemenangan sebanyak-banyaknya agar pasti lolos ke grandfinal

Popsivo diperkuat Jutharat lagi
Sementara itu tim Putri Jakarta Popsivo Polwan yang di Putaran I babak Final Four di Malang ditinggalkan pemain asingnya asal Thailand dan menuai hasil buruk, kali ini boleh berlega hati. Pasalnya Jutharat yang minggu lalu harus pulang ke Negaranya untuk ikut turnamen antar kampus, kali ini sudah kembali bergabung bersama tim. Diharapkan, bergabungnya Jutharat bisa kembali mendongkrak permainan POPSIVO untuk kembali meraup banyak kemenangan sebagaimana di babak regular.
“Jutarat sudah bisa dimainkan. Saya berharap dengan kehadirannya kekuatan kami bertambah, semangat anak-anak juga meningkat. Kami tentu ingin meraih semua kemenangan di Bandung, sehingga peluang kami ke babak grandfinal akan terbuka lebar, Kata Anshori, pelatih Jakarta Popsivo Polwan.
Tim manakah yang akan lolos? apakah Jakarta Pertamina akan lolos bersama BNI46 dan membuka peluang BNI untuk meraih gelar kelima kalinya di kancah Proliga? Atau tim bertabur bintang Palembang Bank Sumsel Babel bisa memulihkan permainan dan mental bintangnya untuk membalikkan keadaan untuk lolos ke grandfinal dan menuju gelar kedua? Ataukah Semarang Bank Jateng yang sempat  digembleng ala militer akan menunjukkan permainan puncaknya dan lolos ke Grandfinal?
Apakah di ektor putri Jakarta Elektrik sudah pasti lolos ke Grandfinal? atau bakal tergeser oleh POPSIVO dan tersodok oleh bontang badak LNG? atau TNI AU yang sempat dilanda musibah cidera pinggang pemain asingnya dan kalah dari Badak LNG  kali ini akan menggusur Jakrta Elektrik?
Semuanya masih serba mungkin. Jadi, jika anda adalah volimania sejati ataupun pendukung fanatik sebuah tim, jangan lewatkan untuk nonton di CTRA ARENA Bandung. Berhalangan karena jauh diluar Bandung?  jangan berkecil hati, kami volimania.org berusaha menyajikan hasil pertandingan untuk volimania secepat yang kami bisa. Untuk edisi Bandung, kami akan berusaha lebih baik demi rekan-rekan volimania yang setia memantau voli Indonesia. Pantau apdetan kami di chatting box situs ini, atau di akun twitter @volimaniaID..
Adapun JAdwal untuk hari pertama Jum’at 11 Mei 2012 besok Jadwal pertandingan adalah sbb :
I.    Jam 14.30 Pi  Jakarta TNI AU vs Jakarta Elektrik PLN
II.    Jam 16.30 pa Palembang BSSBB vs Jakarta Pertamina
III.    18.30 pi POPSIVO POLWAN vs LNG Badak
IV.    20.30 pa BNI46 vs Semarang bank Jateng

Rabu, 09 Mei 2012

 Tiga Pemain Proliga Bergabung ke Pelatda Jateng
  http://volimania.org/images/banners/irfan0312.gif
SEMARANG, INFO OLAHRAGA - Baru tiga pemain Proliga yang bergabung dengan program pemusatan dan latihan daerah (Pelatda) PON Bola Voli. Mereka adalah Yan Bastian, Arso Setiawan, dan Bastian. Ketiganya berasal dari tim Jakarta Electric PLN, yang gagal lolos ke babak Final Four BSI Proliga 2012.
"Jastro (Yan Bastian) dan Bastian sudah bergabung dengan kami. Sementara Iwan akan bergabung tetapi masih ada urusan keluarga di Sragen. Pemain lain dari Proliga belum bisa bergabung karena masih membela tim masing-masing di Final Four," kata Winarno Subowo, Selasa (8/5) di Semarang.

Subowo mengaku belum bisa mengasah kemampuan kerja sama lantaran tim belum komplit. Pemain lain yang masih ditunggu adalah Aji Maulana dan Dhani Anggriawan dari Semarang Bank Jateng. Yongky Firmansyah, Yudi Prasetyo, Mahendra Rikha Buana, dan Sigit Ardian dari Jakarta Pertamina. Subowo memperkirakan, mereka akan bergabung awal Juni ini.

Fokus latihan, menurut Subowo, masih seputar pengembangan kemampuan teknis individu, seperti receieve dan spike. "Latihan kerja sama tim akan kami asah ketika semua pemain sudah bergabung. Sekarang kami masih melihat kemampuan individu pemain," imbuh Subowo.

Ia mengatakan, belum ada rencana menjalani uji coba selama Pelatda berjalan. Kemampuan tim akan dilihat terlebih dahulu sebelum menentukan uji coba yang harus dijalani. Meski demikian, beberapa waktu lalu, tim pelatda sudah beruji coba dengan Semarang Bank Jateng. Hasilnya, tim pelatda kalah 0-3.

"Dari uji coba itu, secara teknis individu permainan kami tidak jauh berbeda dengan mereka. Hanya saja, pemain kami kalah mental karena kebanyakan pemain masih yunior. Selain itu, ada dua pemain pelatda yang juga membela Bank Jateng," ujar Subowo.

Karenanya, selama pelatda mental pemain juga akan dibenahi. Menurut Subowo, sebagian besar pemain yang diturunkan di PON XVIII/2012 Riau adalah pemain yunior jebolan program pendidikan dan latihan pelajar (PPLP) Bola Voli Jateng

Selasa, 08 Mei 2012

 Voli Paling Bagus untuk Cegah Tulang Keropos
http://volimania.org/images/banners/irfan0312.gif
Jakarta, Selain dengan menjaga kecukupan kalsium, pengeroposan tulang juga bisa dicegah dengan olahraga. Menurut penelitian, jenis olahraga yang membutuhkan banyak lompatan seperti voli paling bagus menjaga kepadatan tulang.
Penelitian yang dilakukan di University of Gothenburg tersebut menunjukkan, kepadatan jaringan tulang cenderung lebih terjaga ketika seseorang rajin berolahraga. Tidak hanya massa tulang menjadi lebih padat, ukuran tulangnya juga cenderung lebih besar dan kokoh.

Tulang yang besar dan lebih padat diketahui lebih terlindung dari risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis. Keuntungan ini juga mencegah risiko retak atau patah tulang yang sering terjadi di usia 50 tahun ke atas, baik laki-laki meupun perempuan.

Mattias Lorentzon, MD, PhD yang melakukan penelitian itu mengatakan, jenis olahraga tertentu dapat memberikan manfaat lebih dibanding olahraga lainnya. Dalam kaitannya dengan kepadatan massa tulang, olahraga yang banyak melibatkan lompatan dan gerakan tiba-tiba dinilai lebih menguntungkan.

Olahraga yang dimaksud Lorentzon antara lain adalah voli dan bola basket. Kedua jenis oleharaga ini dinilainya paling bagus untuk menjaga kepadatan massa tulang, disusul jenis olahraga lain yang lebih sedikit melibatkan lompatan dan gerakan tiba-tiba yakni tenis dan sepakbola.

Hal itu dibuktikan Lorentzon saat mengamati 833 partisipan laki-laki berusia 18-20 tahun selama kurun waktu 5 tahun. Partisipan yang melakukan olahraga voli dan bola basket selama 4 jam/minggu terbukti mengalami peningkatan massa tulang sebanyak 1,3 persen dibanding olahraga lain.

"Laki-laki yang meningkatkan beban dalam aktivitas fisiknya di usia 19-24 tahun tidak hanya membentuk tulang lebih kuat tetapi juga lebih besar dibandingkan yang tidak olahraga," kata Loretzon seperti dikutip dari Indiavision, Senin (6/5/2012).

Senin, 07 Mei 2012

 Protes Badak Untungkan Tim Lain di Pro Liga http://volimania.org/images/banners/irfan0312.gif
INFO OLAHRAGA , Jakarta - Protes yang dilakukan oleh Tim putri Bontang LNG Badak terhadap kepemimpinan wasit pada laga empat besar kompetisi bola voli BSI Proliga 2012 dinilai menguntungkan tim lain.
Menurut Manajer Bontang LNG Badak Teten Rustendi, protes pihaknya ke Dewan Hakim PB Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), langsung berbuah pada perbaikan kualitas wasit di pertandingan selanjutnya.

"Dengan adanya protes Badak, tim yang lainnya juga diuntungkan," ujar Teten kepada INILAH.COM, Senin (7/5/2012).

Sebelumnya Tim putri Bontang LNG Badak melancarkan protes kepada dewan hakim atas kepemimpinan wasit, setelah dikalahkan Jakarta Popsivo Polwan pada laga empat besar kompetisi bola voli BSI Proliga 2012 di Malang, Jumat (4/5/2012) malam.

Pada laga yang berlangsung cukup ketat itu, Bontang Badak menyerah dengan skor tipis 2-3 (21-25, 25-23, 25-20, 19-25, 20-22). Pelatih Bontang LNG Badak asal China, Jing Huo, menuduh kekalahan itu karena karena sepanjang pertandingan timnya banyak dirugikan oleh kepemimpinan wasit.

Teten menegaskan pihaknya memiliki banyak bukti bahwa kepemimpinan wasit dalam pertandingan itu tidak adil dan memihak. Karena itu, dia meminta agar PB PBVSI lebih selektif dalam memilih wasit.

"Kami ngotot langsung kepada PB PBVSI. Saya ingin PB PBVSI lebih jeli," tukasnya.

Menurutnya, setelah kritik darinya, tampak ada perbaikan dalam kepemimpin wasit dalam lanjutan laga empat besar kompetisi Pro Liga, saat Badak melawan TNI AU, dan Electric PLN, di Malang, Minggu (6/5/2012) kemarin.

"Saya lihat kemaren sudah lebih jeli, wasit tersebut tidak lagi dimainkan dan memainkan wasit yang lebih profesional," tandasnya.

Hasil Akhir laga empat besar itu, menempatkan Bontang LNG Badak di posisi kedua di bawah Electric PLN. Sementara Popsivo mengikuti di posisi tiga dan TNI AU di poisisi terakhir.

Minggu, 06 Mei 2012

Tim Putri NTB 1 Sabet Juara I
 
LASEM — Tim voli pantai putri  Nusa Tenggara Barat 1 menyabet juara I Kejuaraan Nasional Voli Pantai Indonesia Terbuka Seri II Bupati Rembang Cup 2012 di Pantai Caruban, Kecamatan Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Minggu (6/5/2012).
Pada partai final, NTB 1 yang diperkuat dua atlet voli pantai nasional, Dita Juliana/Putu Dini, itu mengalahkan Jawa Timur 1 dua set langsung, 21-11, 21-17.
Jatim 1 yang digawangi Elmi/Agustin itu tidak mampu membalas kekalahan mereka pada Indonesia Terbuka Seri I.
Sebelumnya, Dita Juliana/Putu Dini juga menjuarai Indonesia Terbuka Seri I di Sidoarjo, Jatim, Maret lalu. Mereka mengalahkan tim yang sama, Jatim 1.

Sabtu, 05 Mei 2012

Atlet Putri Voli Pantai Diinapkan di Rumah Warga
 
LASEM- Para atlet Kejuaraan Nasional Bola Voli Pantai Indonesia Terbuka Seri II Bupati Rembang Cup diinapkan di rumah-rumah warga selama pertandingan berlangsung. Hal itu merupakan inisiatif panitia untuk memopulerkan voli pantai dan meningkatkan kesejahteraan warga di lokasi pertandingan.
Mereka tinggal di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Desa itu berjarak sekitar 500 meter dari Pantai Caruban yang dipergunakan untuk lokasi pertandingan.
Ketua Panitia Kerjurnas Bola Voli Pantai Indonesia Terbuka Seri II Bupati Rembang Cup, Komisaris Eko Wibowo, Jumat (4/5/2012), mengatakan, biaya menginap di rumah-rumah penduduk Rp 70.000 per hari. Biaya itu sudah dengan makan tiga kali sehari.
"Kami berupaya mengangkat dan mempromosikan Pantai Caruban sebagai tempat wisata, sekaligus mendorong rumah-rumah penduduk sebagai homestay," kata Eko.

Jumat, 04 Mei 2012

Semarang Bank Jateng Siap Balas Dendam atas Jakarta BNI 46
 
 Saat jumpa pers jelang laga Proliga 2012, yang akan digelar di GOR Ken Arok Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (4/5/2012) malam.
MALANG - Tim putra Semarang Bank Jateng optimistis bisa membalas kekalahannya atas tim Jakarta BNI 46 pada laga perdana babak final four BSI Proliga 2012, yang akan diselenggarakan pada Jumat (4/5/2012) malam, di GOR Ken Arok Kota Malang, Jawa Timur. Rasa itu disampaikan Ketua Harian Semarang Bank Jateng, Windoyo dalam press conference di Hotel Santika, Kota Malang, Kamis (3/5/2012).
"Tim kami saat ini sudah siap bertarung dan siap untuk memenangkan pertandingan. Tim kami sudah memiliki persipan lebih dari cukup. Terutama saat akan menghadapi Jakarta BNI 46," katanya.
Namun, beber Windoyo, pihaknya tak berniat meremehkan tim lawan. "Kami hanya siap balas dendam atas dua kali kekalahkan kami dari Jakarat BNI 46," tegas Windoyo.
Tim asuhan pelatih Rohadi Mulyo itu, memang dua kali ditaklukkan tim asuhan Eduardo pada putaran pertama di GOR Pekanbaru Riau pada 25 Februari lalu, dengan angka ketat 1-3 (20-25, 26-28, 25-18, 23-25) dan 0-3 (15-25, 15-25, 16-25).
"Dua kekalahkan anak-anak waktu itu, hanya karena persoalan anti klimaks, terutama saat bertanding di Gresik, karena tim sudah dipastikan raih satu tiket ke final four," katanya.
Persiapan Semarang Bank Jateng, katanya, sudah cukup matang untuk kalahkan Jakarta BNI 46. "Anak-anak selama seminggu khusus menghadapi final four digembleng latihan ala militer di Kodam IV/Diponegoro," aku Windoyo.
Sementara itu, Asisten Pelatih Jakarta BNI 46, Imam Agus Faisal, justru merendah. Ia memposisikan timnya sebagai kekuatan underdog. "Dari empat tim putra di babak final four, Semarang Bank Jateng adalah tim yang memiliki perfoma unik dan cerdik," akunya.
Menurutnya, kemenangan mudah di Gresik 3-0, diyakini bukan kekuatan Semarang Bank Jateng yang sesungguhnya. "Saat ini, persiapan kami hanya membenahi mental anak-anak agar tak cepat puas diri," ujarnya.
Menghadapi lawan pertama Semarang Bank Jateng katanya, timnya akan maksimal sebagai tim underdog. "Kita lihat saja nanti di lapangan," katanya singkat.
Babak Final Four Proliga 2012 yang akan mulai dihelat di venues berkapasitas maskimal 10.000 tempat duduk itu, diikuti empat tim putra, yaitu juara bertahan Palembang Bank Sumsel Babel, peringkat pertama seluruh rangkaian babak challenge round putaran pertama dan kedua Jakarta BNI 46, dan Jakarta Pertamina, serta Semarang Bank Jateng. Sedangkan pada sektor putri diikuti Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta TNI AU, juara bertahan Jakarta Electric PLN, dan Bontang LNG Badak.
"Untuk laga final four pertama di GOR Ken Arok kota Malang ini, kami optimistis akan mampu menarik animo tinggi masyarakat Malang Raya," kata Wakil Direktur BI Proliga Reginald.

Kamis, 03 Mei 2012

Voli Pantai Indonesia TerbukaDigelar di Lasem
 
 ILUSTRASI
LASEM - Indonesia Voli Pantai Open 2012 digelar di Pantai Caruban, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, 3-6 Mei. Kejuaraan tingkat nasional itu diikuti 46 tim dari 11 provinsi dan klub voli pantai.
Sebanyak 46 tim itu terdiri dari 28 tim putra dan 18 tim putri. Mereka berasal dari provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, DI Yogyakarta, Papua, Bali, Nusa Tenggara Barat, Lampung, dan Kalimantan Timur.
Kejuaraan itu dibuka Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Tengah Inspektur Jenderal Didiek S Triwidodo selaku Ketua Umum Pengurus PBVSI Jawa Tengah. Hadir dalam kesempatan itu Bupati Rembang Moch Salim.
Pada hari pertama pertandingan, Kamis (3/5/2012), ke 46 tim putra-putri bermain dalam sistem pool. Khusus untuk tim putra, akan diseleksi dari 28 tim menjadi 24 tim.

Senin, 30 April 2012

Emas dari Tim Oplosan
 
Atlet senior voli pantai, Koko Prasetyo Darkuncoro, berkali-kali memberikan instruksi kepada pemain yunior, Ade Candra Rachmawan, ketika lawan terus menekan atau ketika Candra membuat kesalahan. Andy Ardiansyah, atlet voli pantai putra paling senior, juga melakukan hal yang sama kepada yuniornya yang kini menjadi pasangannya, Muhammad Bastomi.
Andy/Koko, pasangan yang paling senior dan kuat, sengaja tidak dipasangkan di seri turnamen voli pantai Asia Pasifik Piala Gubernur Sumatera Selatan II di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumsel, pada 19-22 April 2012.
Bidang Voli Pantai Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) ”mengoplos” atlet senior dan yunior dalam satu tim. Tim oplosan itu menjalani uji coba di Palembang untuk memacu prestasi sekaligus regenerasi.
Hasilnya, Koko dipasangkan dengan Candra, Andy dengan Bastomi, dan Dian Putra Santosa dengan Fahriansyah. Pasangan oplosan itu berbeda dengan pasangan yang biasa.
Pada SEA Games XXVI/2011 di Palembang, pasangan Andy/ Koko meraih emas setelah di final mengalahkan pasangan Dian/Candra. Pasangan baru itu, kecuali Dian/Fahriansyah, belum teruji di lapangan. Terakhir, Andy/Candra meraih peringkat kelima pada seri turnamen voli pantai Asia Pasifik Terbuka di Nakhon Si Thammarat, Thailand, pada April 2012. Adapun Dian/Fahriansyah berhasil menduduki peringkat keenam pada turnamen yang sama.
Bongkar pasangan juga terjadi di kelompok putri dengan ”mengoplos” pemain senior dan yunior. Pada turnamen di Palembang, Ditha Juliana berpasangan dengan Putu Dini Jasita Utami, Ayu Cahyaning Siam dengan Fitri Wijayanti, dan Dwi Susilowati dengan Rinawati. Pasangan Ditha/Putu pernah tampil bersama di seri turnamen voli pantai Asia Pasifik Terbuka di Nakhon Si Thammarat dan meraih peringkat kelima.
Sebelumnya, di SEA Games 2011, Ayu, yang merupakan atlet senior, berpasangan dengan Ditha. Pasangan Ayu/Ditha yang baru dibentuk menjelang SEA Games tersebut meraih medali perak. Mereka takluk dari Kamoltip Kulna/Varapatsorn Radarong (Thailand).
Perlu dipoles
Hasil akhir yang diraih tim oplosan putra dan putri pada turnamen Asia Pasifik di Palembang belum memuaskan. Masalah kekompakan masih menjadi kendala.
Koko/Candra kalah di final oleh Sam O’Dea/Ben O’Dea (Selandia Baru) yang sudah pernah mereka kalahkan pada babak penyisihan pul. Dian/Fahriansyah kalah dari Koko/Candra pada babak perempat final, sedangkan Andy/Bastomi bertekuk lutut pada babak perempat final oleh Parviz Farrokhi/Agh Mohamad Salagh (Iran).
Di kelompok putri, Dhita/Putu kalah dari Maria Artacho Del Solar/Nicole Laird (Australia) pada babak perempat final. Ayu/Fitri juga kalah di perempat final oleh Usa Tenpaksee/Jarunee Sanok (Thailand). Pada pertandingan di babak 16 besar, Dwi Susilowati/Rinawati kalah telak dari Dhita/Putu.
”Ini turnamen pertama saya berpasangan dengan Candra. Sementara lawan sudah bertahun-tahun sebagai satu tim,” kata Koko.
Kekalahan Koko/Candra di final menunjukkan penampilan mereka belum konsisten, padahal mereka lebih diunggulkan daripada pasangan Selandia Baru.
Menurut Koko, penampilan atlet putra yunior sangat bagus tetapi perlu menambah jam terbang sekitar 1-2 tahun lagi. ”Mereka harus sering ikut turnamen di luar negeri, bukan cuma tingkat Asia, melainkan tingkat dunia. Pengalaman bertanding di tingkat dunia tidak bisa dikalahkan oleh pengalaman bertanding di tingkat Asia,” katanya.
Persiapan ABG
Ketua Bidang Voli Pantai PB PBVSI Slamet Mulyanto mengatakan, melihat hasil turnamen di Palembang, pasangan Koko/ Candra dan Dian/Fahriansyah tetap dipertahankan untuk Asian Beach Games (ABG) III di Haiyang, China, pada Juni 2012. Namun, di kelompok putri, pasangan akan dikembalikan seperti di SEA Games 2011, yaitu Ditha/Ayu dan Fitri/Putu, karena pasangan oplosan di kelompok putri belum maksimal.
”Hasil turnamen di Palembang menjadi evaluasi tim Asian Beach Games. Masih ada waktu 1,5 bulan untuk mematangkan tim voli pantai Asian Beach Games. Koko/Candra akan berangkat ke Kazakhstan untuk mengikuti invitasi voli pantai Mei 2012 sebagai persiapan Asian Beach Games,” ujar Slamet.
Tim voli pantai putri untuk ABG III tidak mengikuti turnamen di luar negeri sebagai persiapan. Ayu Cahyaning Siam mengungkapkan, ia harus memanfaatkan waktu 1,5 bulan secara maksimal tanpa bertanding melawan tim asing. ”Saya agak kecewa karena tidak ada turnamen di luar negeri untuk tim putri. Kalau latihan di dalam negeri, lawannya kan teman sendiri yang sudah hafal gaya permainannya,” kata Ayu.
Perihal pergantian pasangan, Ayu mengaku lebih sreg berpasangan dengan Ditha. ”Penguasaan lapangan Ditha lebih bagus. Servisnya juga lebih bagus,” kata Ayu. Namun, Ayu dan Ditha harus membiasakan diri sebagai satu tim voli pantai karena sejak SEA Games November 2011 mereka tidak pernah latihan bersama.
Pelatih tim voli pantai putri, Agus Salim, mengatakan, tim putri sudah tampil maksimal dalam turnamen di Palembang. Kekalahan tim putri lebih karena kurang jam terbang. Mental pemain mudah goyang ketika lawan mulai menekan. Selain itu, tim putri perlu berlatih improvisasi di lapangan supaya penampilannya tidak monoton.
Waktu tinggal 1,5 bulan untuk mempersiapkan tim voli pantai di ABG III. Cabang voli pantai adalah cabang yang digadang-gadang meraih medali emas di ABG III. Keampuhan tim oplosan akan segera diuji.
(Wisnu Aji Dewabrata) Ini turnamen pertama saya berpasangan dengan Candra. Koko Prasetyo Darkuncoro

Senin, 23 April 2012

Bank Jatim Kembali...?
http://volimania.org/images/banners/irfan0312.gif
Di tengah turnamen akbar bola voli Proliga 2012, sebuah kabar kejutan menyeruak. Kabar menggembirakan itu tak lain adalah, bakal kembalinya jawara Proliga musim 2008 di kategori putri. Ya, siapa lagi kalau bukan tim voli putri Surabaya Bank Jatim.

Kabar itu berhembus dari sosok Direktur Utama Bank Jatim, Hadi Sukriyanto, yang kemarin hadir di sela-sela pertandingan Proliga 2012 seri Gresik. 

Menurut Hadi, pihaknya saat ini sedang serius mempertimbangkan untuk kembali mengikuti Proliga, setelah absen selama dua tahun terakhir.

"Keinginan itu (kembali ke Proliga, red) jelas ada, bahkan secara pribadi saya sangat mendukung. Nanti kalau situasinya sudah memungkinkan dan waktunya tepat, kami pasti gabung lagi," ungkap Hadi.

Menurut ia, kompetisi Proliga sangat bagus dan kompetitif, serta efektif untuk ajang mempromosikan perusahaan. Karena itu ia dan jajarannya terus mempertimbangkan langkah kembali ke Proliga. Meski absen di Proliga, Surabaya Bank Jatim sebenarnya tak vakum sama sekali, sebab mereka masih mengikuti kejuaraan bola voli junior (Livoli).

Sebelum memutuskan hengkang dari kompetisi bola voli profesional tertinggi di Tanah Air tersebut, tim Surabaya Bank Jatim pernah dua kali beruntun merebut gelar juara, yakni pada musim 2007 dan 2008. Bahkan, Bank Jatim hampir membukukan gelar ketiganya pada 2009, tapi harus menelan kekalahan menyakitkan dan kontroversial saat laga final melawan Jakarta Electric PLN. Saat itu, Bank Jatim kalah 2-3 dalam laga yang berlangsung ketat.

Imbas dari kekalahan itu, jajaran manajemen dari Surabaya Bank Jatim memutuskan untuk tidak lagi berkiprah di Proliga di musim berikutnya, yang bertahan hingga saat ini, karena mereka merasa dicurangi.

"Kejadian itu sudah lewat dan tidak perlu diingat lagi. Yang jelas, pembinaan tetap jalan dan banyak pemain binaan kami yang sekarang dipinjam beberapa klub yang berlaga di Proliga saat ini," terangnya.

Setidaknya ada enam pemain Surabaya Bank Jatim yang kini berlaga di Proliga, empat di antaranya membela Jakarta Popsivo Polwan, yakni Maya Kurnia Indri, Siska Putri, Amalia Fajrina Nabila dan Imaya Napalia. 

Sedangkan dua pemain lainnya memperkuat Jakarta Electric PLN, yaitu Asih Titi Pangestuti dan Dhini Indah Sari.
Koko/Candra Menuju ke Final


Pasangan Koko/Candra maju ke final setelah mengalahkan pasangan Iran di semifinal, Minggu (22/4/2012). Di final Minggu sore nanti, Koko/Candra akan melawan pasangan Selandia Baru Sam O'Dea/Ben O'Dea.
PALEMBANG- Pasangan Koko Prasetyo Darkuncoro/Ade Candra berhasil mencapai babak final turnamen voli pantai Asia Pasifik Piala Gubernur Sumsel II di Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (22/4/2012). Mereka  mengalahkan pasangan Iran Parvis Farrokhi/Agh Mohammad Salagh di babak semi final.
Koko/Candra (unggulan ke-5) unggul dengan skor 22-20, 21-19 atas pasangan unggulan pertama itu.
Koko mengatakan, mereka tidak mau bermain ngotot melawan pasangan Iran yang usianya sudah lebih dari 40 tahun itu. Mereka memilih bermain sabar dan efisien, sama seperti ritme permainan Iran. Strategi Koko/Candra berhasil menekan duet Iran yang terkenal sebagai tim kuat.
Atas kemenangan tersebut, Koko/Candra akan bertanding di final yang berlangsung Minggu sore nanti melawan pasangan Selandia Baru Sam O'Dea/Ben O'Dea.
Di kelompok putri, dua tim Thailand akan bertemu di final atau "All Thailand Final". Tim putri Thailand 1 dan Thailand 2 melibas lawan-lawannya di babak semifinal, yaitu tim Australia 1 dan Australia 2. Sedangkan tim putri Indonesia sudah berguguran pada babak perempat final, sehingga tidak ada yang tembus ke semi final.

Sabtu, 21 April 2012

Semarang Bank Jateng Ditaklukkan Jakarta Sananta 1-3

GRESIK - Tim bola voli putra Semarang Bank Jateng dikalahkan Jakarta Sananta dengan skor 1-3 (25-21), (23-25), (22-25), (20-25) pada kompetisi BSI Proliga di GOR Tridharma Gresik Sabtu (21/4/2012) malam.
Dengan hasil itu perolehan nilai Semarang Bank Jateng 24 dari 13 kali bertanding, sama dengan nilai Palembang Bank Sumsel Babel Semarang Bank Jateng masih harus menghadapi peraih nilai tertinggi Jakarta BNI 46 dengan raihan nilai 27. Sedangkan Palembang Bank Sumsel Babel masih harus bertanding melawan Surabaya Samator.
Pertandingan terakhir putaran kedua Minggu (22/4) besok menentukan juara putaran kedua, peringkat dua dan tiga bagi tim putra yang lolos ke perempat final. Juara putaran kedua berhak atas hadiah uang Rp 10 juta. Di tim putri Jakarta Popsivo Polwan dipastikan juara putaran kedua.
Hasil pertandingan besok antara Gresik Petrokimia versus Jakarta Electric PLN dan Popsivo Polwan melawan Jakarta TNI AU tidak akan menggeser posisi Popsivo Polwan sebagai peraih nilai tertinggi. Saat ini Popsivo Polwan sudah mengumpulkan nilai 30 dari 11 kali tanding selisih 10 dengan peringkat dua Jakarta Electric PLN dengan nilai 20. 

Jumat, 20 April 2012

Bontang LNG Badak Melaju ke Empat Besar Proliga 2012


GRESIK - Putri Bontang Badak akhirnya memastikan lolos ke empat besar bola voli Proliga 2012. Ini seiring dengan kemenangan atas pesaingnya, Indramayu Alko 3-1 (25-23,25-17,19-25,25-21) di GOR Tri Dharma Gresik, Jumat (20/4/2012).

Tambahan tiga angka mengantarkan Yunita Sari dkk meraih nilai 18. Bontang LNG Badak menjadi tim putri terakhir yang melangkah ke empat besar. Tiga tim lainnya, yakni Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Electric PLN dan Jakarta TNI AU sudah lebih dulu lolos.

Nilai Bontang LNG Badak sudah tidak terkejar Alko dan Jakarta BNI 46 yang bakal bentrok Sabtu (21/4/2012) ini. Alko baru mengemas 12 angka, sedangkan BNI 46 mengumpulkan nilai 14. Jika BNI 46 menang dengan skor 3-0 atau 3-1 pun, nilai maksimalnya 17.

Dalam pertandingan melawan Indramayu Alko, Bontang LNG Badak tampil lebih dominan. Smes-smes yang dilakukan Jessica Soares, Amasya dan Agustin Wulandari sulit dibendung. Sebaliknya, serangan yang dibangun Alko kerap mendapat blok rapat lawan.

Asisten pelatih Bontang LNG Badak, Eko Waluyo mengaku sangat bersyukur dengan kemenangan atas Alko. "Pertandingan amat menegangkang sekali. Karena ini laga yang sangat menentukan, jika kalah maka tidak akan lolos ke empat besar," sebut Eko usai laga, Jumat (20/4/2012).

Karena laga sangat menentukan, kata Eko, timnya bermain kurang sabar. "Pemain ingin segera menyelesikan pertandingan saat unggu. Sehingga masih sering melakukan kesalahan," nilai Eko.

Dia mengakui, skuad didikannya tampil penuh beban menghadapi Alko. Karena dituntut memenangkan pertandingan dengan skor 3-0 atau 3-1. 

"Kami sangat bersyukur bisa lolos ke empat besar. Saya memberi apresiasi terhadap semangat dan penampilan pelamin," tutur Eko.

Kamis, 19 April 2012

Tim Voli Pantai Putri Tundukkan Hongkong dan Malaysia

Pemain voli pantai putri, Dhita Juliana (kiri) dan Putu Dini Jasita Utami (kanan) usai pertandingan, Kamis (19/4/2012) di Palembang.
PALEMBANG -- Pasangan Ayu Cahyaning Siam-Fitri Wijayanti dari tim INA 2 menundukkan pasangan Tin Lai Ng-Yuen Wei Wong (Hongkong), 23-21, 21-18 pada hari pertama turnamen voli pantai Asia Pasifik 2012 Piala Gubernur Sumsel II, Kamis (19/4/2012) di Palembang, Sumatera Selatan.
Putu Dini Jasita Utami-Dhita Juliana yang tergabung dalam tim INA 1 menaklukkan Luk Teck Hua-Luk Teng Kee (Malaysia) dalam pertandingan tiga set dengan skor 16-21, 21-15, 15-12. Pasangan Putu-Dhita baru pertama kali diturunkan dalam satu tim. Mereka menghadapi pemain Malaysia yang lebih berpengalaman.
"Kami pernah bertemu pemain Malaysia di SEA Games 2011, tapi waktu itu mereka tidak berpasangan," kata Dhita.
Namun demikian, pasangan Dwi Susilowati-Rinawati dari tim INA 3 dikalahkan oleh pasangan Varapatsorn Radarong-Tanarattha Udomchavee (Thailand) 10-21, 9-21. Pasangan Thailand tersebut merupakan unggulan kedua dalam turnamen, sehingga wajar mengalahkan pasangan Indonesia yang berada di unggulan kesepuluh.

Rabu, 18 April 2012

Petrokimia Datangkan Pebola Voli Ukraina

GRESIK - Meski sudah pasti tidak lolos ke babak final four BSI Proliga 2012, tim bola voli putri Petrokimia Gresik tetap merekrut pemain asing baru. Adalah pemain tim nasional Ukraina, Olga Savenchuk, yang datang untuk memperkuat tim asal Jawa Timur itu saat menjadi tuan rumah putaran kedua, 20-22 April 2012, di GOR Tri Dharma Gresik.

Kedatangan Olga melengkapi komposisi pemain asing petrokimia, setelah Elizabeth Hintemann yang telah terlebih dahulu bergabung. Meski baru tiba di Gresik pada Senin (16/4/2012) siang, pemain yang berposisi sebagai open spiker itu langsung mengikuti sesi latihan sore.

Olga diharapkan bisa mempertajam serangan Petrokimia demi mengamankan dua kemenangan di depan pendukung sendiri. Memang, sisa satu seri terakhir ini akan dimanfaatkan manajemen untuk memantapkan pemain asing yang akan direkrut musim depan.

"Jika dua sampai tiga hari ke depan Olga bisa menunjukkan permainan terbaik, bisa dipastikan kami akan kembali menggunakan tenaganya untuk kompetisi musim depan," ujar Sekretaris PBV Petrokimia, Arief Prapsoedi.
Penampilan Olga lewat spike keras tangan kiri saat latihan sepertinya sudah cukup memuaskan pihak manajemen. Bahkan, pelatih Petrokimia, Sudarto, menyesal tidak bisa mendatangkannya sejak kompetisi dimulai.

"Kami tidak akan hancur-hancuran seperti sekarang kalau Olga datang lebih awal," kata Sudarto.

Petrokimia akan menghadapi dua lawan berat di seri terakhir nanti, yaitu melawan peringkat satu klasemen, Jakarta POPSIVO Polwan, Sabtu (21/4), serta menantang peringkat kedua, Jakarta Electric PLN, Minggu (22/4/2012).

Selasa, 17 April 2012

Gresik Petrokimia Datangkan Junior Terbaik Eropa


Hadapi Laga Terakhir di GOR Tridharma Gresik
GRESIK - Klub bola voli putri Gresik Petrokimia memang sudah pasti tidak bisa melaju ke babak final four Proliga 2012. Namun, Petrokimia masih menambah jumlah pemain asing dalam seri terakhir putaran II yang digelar di GOR Tri Dharma Gresik pada 20-22 April besok.
Open spiker Ukraina Olga Savenchuk menjadi pemain yang datang pada saat-saat terakhir. Olga baru tiba di Gresik kemarin siang (16/4) dan langsung mengikuti sesi latihan sore harinya. Masuknya pemain junior terbaik Eropa 2005 itu melengkapi stok legiun asing Petrokimia yang sebelumnya diisi Elizabeth Hintemann.
Walaupun baru datang, pemain timnas bola voli Ukraina tersebut sebenarnya sudah didaftarkan Petrokimia sejak technical meeting Proliga Seri Banyuwangi pada 29 Maret lalu. "Hanya, karena pengurusan izinnya lama, dia (Olga, Red) baru bisa datang hari ini," ujar Sekretaris PBV Petrokimia Arief Prapsoedi saat ditemui di sela-sela latihan Petrokimia di GOR Tri Dharma Gresik.
Arief menyebutkan, kedatangan Olga itu diharapkan bisa mempertajam serangan timnya dan mengamankan poin di dua laga kandang. Sekalipun dua kali kemenangan yang diraih Petrokimia nanti tidak akan berdampak apa-apa pada prestasi tahun ini. Sisa satu seri ini akan dijadikan manajemen Petrokimia untuk memantapkan incarannya di musim depan. "Yang jelas, kalau sampai dua atau tiga hari ke depan dia bisa menunjukkan permainan terbaiknya, kami mungkin akan tetap menggunakannya lagi di kompetisi tahun depan," ucap Arief.
Selain Olga dan Elizabeth, Petrokimia juga pernah mendatangkan pemain Tiongkok. Hanya, Petrokimia kemudian mendepaknya sebelum putaran kedua bergulir.
Dalam latihan kemarin, Olga tampil cukup impresif. Spike kidalnya yang keras mampu mengundang decak kagum pemain, pelatih, dan manajemen Petrokimia. Bahkan, pelatih Petrokimia Sudarto pun merasa menyesal karena tidak mendatangkan Olga sejak awal kompetisi.
"Coba kalau dia datang lebih awal, pasti kami sekarang tidak hancur seperti ini," sesal Sudarto.
Sementara itu, kepada Jawa Pos, Olga menyatakan bahwa dirinya sudah tidak terikat klub sejak sebulan lalu. (ren/c9/diq)

Pada seri terakhir di GOR Tridharma Gresik, tim Gresik Petrokimia akan menghadapi Tim kuat:
1. Jakarta POPSIVO Polwan hari Sabtu 21 April 2012 Jam 16.00 dan
2. Jakarta Elektrik pada hari Minggu 22 April 2012 Jam 15.00

Senin, 16 April 2012

Semarang Bank Jateng Terjungkal di Kandang
http://volimania.org/images/banners/irfan0312.gif
Gagal sudah ambisi tuan rumah Semarang Bank Jateng untuk menyapu bersih laga kandang mereka setelah pada pertandingan terakhir Seri Semarang, Sigit Hermanto dkk justru  dipermalukan tim tamu Jakarta Pertamina 1-3 (25-23, 17-25, 21-25, 12-25). Dukungan ribuan supporter yang memadati GOR Jatidiri, Semarang nampaknya menjadi bumerang bagi tim Semarang Bank Jateng, betapa tidak, bermain didepan publiknya sendiri Semarang Bank Jateng tampil dibawah tekanan dan menunjukan permainan yang jauh dari harapan para pendukungnya.

Buruknya receive dan serangan yang tidak berkembang membuat pemuncak klasemen sementara ini menjadi bulan-bulanan Jakarta Pertamina yang kali ini memang tampil luar biasa meski tanpa pelatih Mashudi.

“Kami terlalu percaya diri karena sudah pasti lolos ke Final Four, hingga bermain kurang fight kali ini.” ucap Rohadi Mulyo, pelatih Semarang Bank Jateng. Selain faktor non teknis tersebut, lebih lanjut pelatih yang selalu menggunakan nyentrik dengan ikat kepala ini mengakui jika permainan anak asuhnya kali ini sangat jauh dari harapan “Receive kami buruk, sehingga sulit bagi anak-anak untuk mengembangkan serangan.”

Dari kubu Jakarta Pertamina yang diwakili oleh manager Nono Kasmanu mengungkapkan bahwa tidak ada yang berubah dari tim Jakarta Pertamina baik skema maupun strategi “Kami berusaha bermain lepas dan semaksimal mungkin serta mengurangi human error dan hasilnya ternyata kami mampu menang dari Bank Jateng. Kemenangan ini sekaligus pembuktian bahwa tanpa pelatih anak-anak mampu untuk menang.”

Saat kembali disinggung mengenai nasib Mashudi, Nono kembali berkomentar “Beliau masih terikat kontrak dengan kami hingga Mei nanti dan saya juga belum menerima Surat Pengunduran Dirinya.”

Kemenangan Jakarta Pertamina atas Bank Jateng membuat Eko Permana dkk kini merangsek ke peringkat empat klasemen sementara dengan poin 20, menggeser Jakarta Sananta. Kedua tim kini sama-sama memperebutkan satu tiket tersisa di empat besar untuk menyusul Jakarta BNI 46, Palembang Bank Sumsel Babel dan Semarang Bank Jateng yang terlebih dulu memastikan diri lolos ke Final Four yang akan digelar di Malang dan Bandung.

Minggu, 15 April 2012

LNG Badak Nyalakan Peluang

Ilustras: Turnamen Bola Voli Proliga

Semarang,  - Jakarta Electric PLN memang juara bertahan voli Proliga kelompok putri. Namun, pada laga voli BSI Proliga 2012 di Semarang, Sabtu (14/4) malam, Electric harus takluk 2-3 di tangan Bontang LNG Badak. LNG sukses membalik keadaan setelah tertinggal 1-2. Permainan impresif LNG Badak pada set keempat dan kelima menjadi titik balik pertandingan. Dua bintang LNG, Amasya A Manganang dan pemain asing Jessica Soares, membuat Electric PLN tak berdaya.

Bergantian, smes tajam Amasya dan Soares menghunjam ke daerah PLN. Tak hanya itu, blok-blok tim Badak pun banyak membendung smes lawan. Aksi keduanya ditunjang permainan energik Huang Hui Ping, Agustin Wulandari, libero Chika Swinerlin, dan kapten Yunita Sari.

Di set keempat, tim Badak memelihara keunggulan, mulai dari 12-6, 20-12, 23-13, sebelum mengakhiri dengan 25-15. Pada set kelima situasi tak berubah, dengan Badak unggul sejak 8-2, 12-4, dan lalu 15-6. Penampilan dua set itu membuyarkan bayangan kemenangan tim PLN, yang sempat memimpin 2-1.

Asisten pelatih LNG Badak, Eko Waluyo, menuturkan, timnya mendapat berkah karena sukses mengalahkan tim kuat PLN. ”Saya juga salut dengan permainan Amasya dan Jessica Soares yang kebetulan baru dua hari lalu merayakan ulang tahun. Semoga dengan bertambahnya usia, keduanya makin matang dalam bermain,” ujar Eko.

Tambahan dua poin hasil kemenangan ini menyalakan lagi peluang tim Badak ke babak empat besar. Kini, tim asuhan Huo Jing mengemas 15 poin. Laga terakhir melawan Indramayu Alko, Jumat (20/4), akan menentukan lolosnya tim ini ke final four.

Adapun tim PLN, dengan tambahan satu poin (dari kekalahan 2-3), sudah meraih 19 angka sehingga sudah dipastikan lolos ke final four. Asisten pelatih Electric PLN, Edy Setiadi, menyatakan, pemain asuhannya sempat terlalu percaya diri saat sudah unggul 2-1. Akibatnya, mereka lengah di set keempat dan tak kuasa bangkit di set kelima.

Petrokimia terbenam
Pada laga lain, tim putri Gresik Petrokimia gagal menambah poin setelah kalah 0-3 dari Jakarta BNI 46, Sabtu siang. Dengan demikian, Petrokimia setia di juru kunci klasemen sementara putri dengan perolehan empat poin.

Petrokimia yang diperkuat banyak pemain muda sebenarnya sempat mengimbangi BNI 46, dengan deretan pemain senior seperti Yokbeth Kapasiang dan Devota Rahawarin. Dua pemain asing BNI 46, Chris Vorpal dan Georgina, juga membuat serangan tim makin tajam.

Pelatih BNI 46 Sukirno mengatakan, pada dua set awal, tim asuhannya memang tampil kurang mantap. ”Matinya lampu sampai sekitar setengah jam memengaruhi penampilan kami di dua set awal,” kata Sukirno.

Adapun tim voli putra Palembang Bank Sumsel Babel menang 3-1 (19-25, 25-15, 25-15, dan 25-19) atas Yogya Yuso. Dengan tiga poin tambahan ini, Bank Sumsel Babel meraih 24 angka sekaligus memastikan diri lolos ke empat besar. Sebaliknya, poin Yuso tak bertambah, tetap 15.

Asisten pelatih Bank Sumsel Babel, Agus Irawan, bersyukur atas kemenangan ini karena hasil maksimal pertama setelah empat kali kalah beruntun.

Pelatih Yogya Yuso Marjoko Sigit mengungkapkan, kekalahan kali ini salah satunya dipengaruhi kelelahan pemain, setelah pada Kamis mereka bermain ketat melawan Jakarta Pertamina dan kalah .