Kamis, 19 April 2012

Tim Voli Pantai Putri Tundukkan Hongkong dan Malaysia

Pemain voli pantai putri, Dhita Juliana (kiri) dan Putu Dini Jasita Utami (kanan) usai pertandingan, Kamis (19/4/2012) di Palembang.
PALEMBANG -- Pasangan Ayu Cahyaning Siam-Fitri Wijayanti dari tim INA 2 menundukkan pasangan Tin Lai Ng-Yuen Wei Wong (Hongkong), 23-21, 21-18 pada hari pertama turnamen voli pantai Asia Pasifik 2012 Piala Gubernur Sumsel II, Kamis (19/4/2012) di Palembang, Sumatera Selatan.
Putu Dini Jasita Utami-Dhita Juliana yang tergabung dalam tim INA 1 menaklukkan Luk Teck Hua-Luk Teng Kee (Malaysia) dalam pertandingan tiga set dengan skor 16-21, 21-15, 15-12. Pasangan Putu-Dhita baru pertama kali diturunkan dalam satu tim. Mereka menghadapi pemain Malaysia yang lebih berpengalaman.
"Kami pernah bertemu pemain Malaysia di SEA Games 2011, tapi waktu itu mereka tidak berpasangan," kata Dhita.
Namun demikian, pasangan Dwi Susilowati-Rinawati dari tim INA 3 dikalahkan oleh pasangan Varapatsorn Radarong-Tanarattha Udomchavee (Thailand) 10-21, 9-21. Pasangan Thailand tersebut merupakan unggulan kedua dalam turnamen, sehingga wajar mengalahkan pasangan Indonesia yang berada di unggulan kesepuluh.

Rabu, 18 April 2012

Petrokimia Datangkan Pebola Voli Ukraina

GRESIK - Meski sudah pasti tidak lolos ke babak final four BSI Proliga 2012, tim bola voli putri Petrokimia Gresik tetap merekrut pemain asing baru. Adalah pemain tim nasional Ukraina, Olga Savenchuk, yang datang untuk memperkuat tim asal Jawa Timur itu saat menjadi tuan rumah putaran kedua, 20-22 April 2012, di GOR Tri Dharma Gresik.

Kedatangan Olga melengkapi komposisi pemain asing petrokimia, setelah Elizabeth Hintemann yang telah terlebih dahulu bergabung. Meski baru tiba di Gresik pada Senin (16/4/2012) siang, pemain yang berposisi sebagai open spiker itu langsung mengikuti sesi latihan sore.

Olga diharapkan bisa mempertajam serangan Petrokimia demi mengamankan dua kemenangan di depan pendukung sendiri. Memang, sisa satu seri terakhir ini akan dimanfaatkan manajemen untuk memantapkan pemain asing yang akan direkrut musim depan.

"Jika dua sampai tiga hari ke depan Olga bisa menunjukkan permainan terbaik, bisa dipastikan kami akan kembali menggunakan tenaganya untuk kompetisi musim depan," ujar Sekretaris PBV Petrokimia, Arief Prapsoedi.
Penampilan Olga lewat spike keras tangan kiri saat latihan sepertinya sudah cukup memuaskan pihak manajemen. Bahkan, pelatih Petrokimia, Sudarto, menyesal tidak bisa mendatangkannya sejak kompetisi dimulai.

"Kami tidak akan hancur-hancuran seperti sekarang kalau Olga datang lebih awal," kata Sudarto.

Petrokimia akan menghadapi dua lawan berat di seri terakhir nanti, yaitu melawan peringkat satu klasemen, Jakarta POPSIVO Polwan, Sabtu (21/4), serta menantang peringkat kedua, Jakarta Electric PLN, Minggu (22/4/2012).

Selasa, 17 April 2012

Gresik Petrokimia Datangkan Junior Terbaik Eropa


Hadapi Laga Terakhir di GOR Tridharma Gresik
GRESIK - Klub bola voli putri Gresik Petrokimia memang sudah pasti tidak bisa melaju ke babak final four Proliga 2012. Namun, Petrokimia masih menambah jumlah pemain asing dalam seri terakhir putaran II yang digelar di GOR Tri Dharma Gresik pada 20-22 April besok.
Open spiker Ukraina Olga Savenchuk menjadi pemain yang datang pada saat-saat terakhir. Olga baru tiba di Gresik kemarin siang (16/4) dan langsung mengikuti sesi latihan sore harinya. Masuknya pemain junior terbaik Eropa 2005 itu melengkapi stok legiun asing Petrokimia yang sebelumnya diisi Elizabeth Hintemann.
Walaupun baru datang, pemain timnas bola voli Ukraina tersebut sebenarnya sudah didaftarkan Petrokimia sejak technical meeting Proliga Seri Banyuwangi pada 29 Maret lalu. "Hanya, karena pengurusan izinnya lama, dia (Olga, Red) baru bisa datang hari ini," ujar Sekretaris PBV Petrokimia Arief Prapsoedi saat ditemui di sela-sela latihan Petrokimia di GOR Tri Dharma Gresik.
Arief menyebutkan, kedatangan Olga itu diharapkan bisa mempertajam serangan timnya dan mengamankan poin di dua laga kandang. Sekalipun dua kali kemenangan yang diraih Petrokimia nanti tidak akan berdampak apa-apa pada prestasi tahun ini. Sisa satu seri ini akan dijadikan manajemen Petrokimia untuk memantapkan incarannya di musim depan. "Yang jelas, kalau sampai dua atau tiga hari ke depan dia bisa menunjukkan permainan terbaiknya, kami mungkin akan tetap menggunakannya lagi di kompetisi tahun depan," ucap Arief.
Selain Olga dan Elizabeth, Petrokimia juga pernah mendatangkan pemain Tiongkok. Hanya, Petrokimia kemudian mendepaknya sebelum putaran kedua bergulir.
Dalam latihan kemarin, Olga tampil cukup impresif. Spike kidalnya yang keras mampu mengundang decak kagum pemain, pelatih, dan manajemen Petrokimia. Bahkan, pelatih Petrokimia Sudarto pun merasa menyesal karena tidak mendatangkan Olga sejak awal kompetisi.
"Coba kalau dia datang lebih awal, pasti kami sekarang tidak hancur seperti ini," sesal Sudarto.
Sementara itu, kepada Jawa Pos, Olga menyatakan bahwa dirinya sudah tidak terikat klub sejak sebulan lalu. (ren/c9/diq)

Pada seri terakhir di GOR Tridharma Gresik, tim Gresik Petrokimia akan menghadapi Tim kuat:
1. Jakarta POPSIVO Polwan hari Sabtu 21 April 2012 Jam 16.00 dan
2. Jakarta Elektrik pada hari Minggu 22 April 2012 Jam 15.00

Senin, 16 April 2012

Semarang Bank Jateng Terjungkal di Kandang
http://volimania.org/images/banners/irfan0312.gif
Gagal sudah ambisi tuan rumah Semarang Bank Jateng untuk menyapu bersih laga kandang mereka setelah pada pertandingan terakhir Seri Semarang, Sigit Hermanto dkk justru  dipermalukan tim tamu Jakarta Pertamina 1-3 (25-23, 17-25, 21-25, 12-25). Dukungan ribuan supporter yang memadati GOR Jatidiri, Semarang nampaknya menjadi bumerang bagi tim Semarang Bank Jateng, betapa tidak, bermain didepan publiknya sendiri Semarang Bank Jateng tampil dibawah tekanan dan menunjukan permainan yang jauh dari harapan para pendukungnya.

Buruknya receive dan serangan yang tidak berkembang membuat pemuncak klasemen sementara ini menjadi bulan-bulanan Jakarta Pertamina yang kali ini memang tampil luar biasa meski tanpa pelatih Mashudi.

“Kami terlalu percaya diri karena sudah pasti lolos ke Final Four, hingga bermain kurang fight kali ini.” ucap Rohadi Mulyo, pelatih Semarang Bank Jateng. Selain faktor non teknis tersebut, lebih lanjut pelatih yang selalu menggunakan nyentrik dengan ikat kepala ini mengakui jika permainan anak asuhnya kali ini sangat jauh dari harapan “Receive kami buruk, sehingga sulit bagi anak-anak untuk mengembangkan serangan.”

Dari kubu Jakarta Pertamina yang diwakili oleh manager Nono Kasmanu mengungkapkan bahwa tidak ada yang berubah dari tim Jakarta Pertamina baik skema maupun strategi “Kami berusaha bermain lepas dan semaksimal mungkin serta mengurangi human error dan hasilnya ternyata kami mampu menang dari Bank Jateng. Kemenangan ini sekaligus pembuktian bahwa tanpa pelatih anak-anak mampu untuk menang.”

Saat kembali disinggung mengenai nasib Mashudi, Nono kembali berkomentar “Beliau masih terikat kontrak dengan kami hingga Mei nanti dan saya juga belum menerima Surat Pengunduran Dirinya.”

Kemenangan Jakarta Pertamina atas Bank Jateng membuat Eko Permana dkk kini merangsek ke peringkat empat klasemen sementara dengan poin 20, menggeser Jakarta Sananta. Kedua tim kini sama-sama memperebutkan satu tiket tersisa di empat besar untuk menyusul Jakarta BNI 46, Palembang Bank Sumsel Babel dan Semarang Bank Jateng yang terlebih dulu memastikan diri lolos ke Final Four yang akan digelar di Malang dan Bandung.

Minggu, 15 April 2012

LNG Badak Nyalakan Peluang

Ilustras: Turnamen Bola Voli Proliga

Semarang,  - Jakarta Electric PLN memang juara bertahan voli Proliga kelompok putri. Namun, pada laga voli BSI Proliga 2012 di Semarang, Sabtu (14/4) malam, Electric harus takluk 2-3 di tangan Bontang LNG Badak. LNG sukses membalik keadaan setelah tertinggal 1-2. Permainan impresif LNG Badak pada set keempat dan kelima menjadi titik balik pertandingan. Dua bintang LNG, Amasya A Manganang dan pemain asing Jessica Soares, membuat Electric PLN tak berdaya.

Bergantian, smes tajam Amasya dan Soares menghunjam ke daerah PLN. Tak hanya itu, blok-blok tim Badak pun banyak membendung smes lawan. Aksi keduanya ditunjang permainan energik Huang Hui Ping, Agustin Wulandari, libero Chika Swinerlin, dan kapten Yunita Sari.

Di set keempat, tim Badak memelihara keunggulan, mulai dari 12-6, 20-12, 23-13, sebelum mengakhiri dengan 25-15. Pada set kelima situasi tak berubah, dengan Badak unggul sejak 8-2, 12-4, dan lalu 15-6. Penampilan dua set itu membuyarkan bayangan kemenangan tim PLN, yang sempat memimpin 2-1.

Asisten pelatih LNG Badak, Eko Waluyo, menuturkan, timnya mendapat berkah karena sukses mengalahkan tim kuat PLN. ”Saya juga salut dengan permainan Amasya dan Jessica Soares yang kebetulan baru dua hari lalu merayakan ulang tahun. Semoga dengan bertambahnya usia, keduanya makin matang dalam bermain,” ujar Eko.

Tambahan dua poin hasil kemenangan ini menyalakan lagi peluang tim Badak ke babak empat besar. Kini, tim asuhan Huo Jing mengemas 15 poin. Laga terakhir melawan Indramayu Alko, Jumat (20/4), akan menentukan lolosnya tim ini ke final four.

Adapun tim PLN, dengan tambahan satu poin (dari kekalahan 2-3), sudah meraih 19 angka sehingga sudah dipastikan lolos ke final four. Asisten pelatih Electric PLN, Edy Setiadi, menyatakan, pemain asuhannya sempat terlalu percaya diri saat sudah unggul 2-1. Akibatnya, mereka lengah di set keempat dan tak kuasa bangkit di set kelima.

Petrokimia terbenam
Pada laga lain, tim putri Gresik Petrokimia gagal menambah poin setelah kalah 0-3 dari Jakarta BNI 46, Sabtu siang. Dengan demikian, Petrokimia setia di juru kunci klasemen sementara putri dengan perolehan empat poin.

Petrokimia yang diperkuat banyak pemain muda sebenarnya sempat mengimbangi BNI 46, dengan deretan pemain senior seperti Yokbeth Kapasiang dan Devota Rahawarin. Dua pemain asing BNI 46, Chris Vorpal dan Georgina, juga membuat serangan tim makin tajam.

Pelatih BNI 46 Sukirno mengatakan, pada dua set awal, tim asuhannya memang tampil kurang mantap. ”Matinya lampu sampai sekitar setengah jam memengaruhi penampilan kami di dua set awal,” kata Sukirno.

Adapun tim voli putra Palembang Bank Sumsel Babel menang 3-1 (19-25, 25-15, 25-15, dan 25-19) atas Yogya Yuso. Dengan tiga poin tambahan ini, Bank Sumsel Babel meraih 24 angka sekaligus memastikan diri lolos ke empat besar. Sebaliknya, poin Yuso tak bertambah, tetap 15.

Asisten pelatih Bank Sumsel Babel, Agus Irawan, bersyukur atas kemenangan ini karena hasil maksimal pertama setelah empat kali kalah beruntun.

Pelatih Yogya Yuso Marjoko Sigit mengungkapkan, kekalahan kali ini salah satunya dipengaruhi kelelahan pemain, setelah pada Kamis mereka bermain ketat melawan Jakarta Pertamina dan kalah .